Wednesday, January 16, 2019

Dianalogikan Kekasih, Delapan Bulan Hafal 30 Juz

LUMAJANG - siapa sangka jika Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin,Lumajang memiliki santri yang brilian.Bukan hanya mengharumkan nama pesantren. Tetapi juga mendongkrak nama bangsa Indonesia dalam urusan nenghafal Alquran (Tahfidz).Hafid Abdulloh namanya. Dia mampu menjadi terbaik ketiga se ASEAN>
   Remaja yang sejak MTs nyantri di Pesantren Kyai Syarifuddin ini sukses menjadi runner up nasional. Posisi itu membuat lolos bersain dengan delapan negara tetanga. Hasilnya, dia keluar sebagai juara ke tiga ASEAN dalam Musabaqoh Hifzil Qur'an ke 4 ASEAN yang diadakan di Pesantren Darun Najah,Jakarta.
  Rasa bangga itu di luapkan pondok pesantren kemarin ketika hafidt tiba. Iringan hadroh dan sambutan ribuan santri pada hafidmemadati sepanjang jalan menuju masjid pesantren. Penggurus pesantren juga menyambut dengan suka cita. Hafidt dendiri ketika ditemui di kediaman KH Muhammad Adn'an Syarif mengaku gembira dengan hasil itu. Dia menguraikan, awal ikut program tahfidz karena melihat teman-temanyabagus dan enak membaca Al-qur'an.
  "seakan Al-qur'an rumit bisa dihafal. Jadi tertari," jelasnya . termasuk pada pamanya Hasan Alfarisi yang menginspirasi dia ikut tahfidz. Sempat dia meminta izin orang tua tetapi tidak mengizinkan.Baru sejak akhir tahun 2017 dapat izin dandia mulai menekuni. Diawalnya dengan melogikakan Alquran dengan seorang kekasih. "Jadi pedekate duluan dengan bacaistiqomah tiap hari dengan tartil sehari satu juz,"
  Proses lombanya juri menanyakan pada peserta. Ada juri tartil, tajwid, kelanjaran,lagu dan lainya. "salah satu juri menanyakan pada peserta 4 soal harud dijawab. Jawabanya dengan melanjutkan sampai 10 baris,"p
  Prestasi hafidz yang bisa menjadi terbaik ASEAN tentu sangat membanggakan dan memuaskan pesantren.KH Muhammad Adn'an Syarif, Ketua Yayasan Syarifuddin menunjukan rasa bangga yang luar biasa